Candi Borobudur yang Megah dan Menawan

Candi Borobudur

Candi ini adalah sebuah peninggalan zaman Kerajaan Dinasti Syailendra yang mayoritas beragama Budha berdiri megah selama ratusan tahun. Dalam proses pembuatannya tidak rampung sekejap mata tapi membutuhkan waktu lama dan alhasil candi yang masuk dalam peringkat keajaiban dunia ini telah menyedot perhatian mata dunia. Salah satu daya tarik candi ini adalah nilai arsitekturnya dan nilai filosofi yang terukir dalam relief dinding setiap lantai. 

Candi ini adalah peninggalan dari Dinasti Syailendra yang berjaya pada tahun 780-840 masehi untuk tempat ibadah umat Budha. Namun, karena dinasti ini melebur dan hilang maka candi ini sempat terkubur dan tidak terawat. Pada tahun 1835 seorang berkebangsaan Inggris bernama Sir Thomas Stamford Raffles menemukan candi dan mulai melakukan perbaikan dan perawatan. Beliau menemukan tambang emas yang nantinya menjadi ikon hebat pada masa depan, dan hal itu sekarang menjadi kenyataan. 

Falsafah kehidupan 3 alam

Candi borobudur ini berdiri dengan gaya mandala yang menjadi simbol kehidupan manusia yang fana dunia. Adapun bentuknya kotak persegi simetris dengan 4 pintu masuk dan 3 tingkatan adalah setiap tingkatan memiliki makna tersendiri. Pada tingkatan ini atau kita sebut dengan lantai dasar candi mencerminkan sebuah hubungan manusia yang punya sebab-akibat. Nilai yang terkandung dalam cerita relief ini adalah manusia itu punya sifat yang menyedihkan dan sangat hina seperti mencuri, membunuh, maksiat dan sebagainya. Ada 160 relief yang terpahat dan bercerita tentang watak manusia tersebut. 

Pada tingkatan ini terdapat 1300 relief yang menceritakan nilai pesan bahwa manusia telah bebas dari siksa dunia dan menempati alam lain yang lebih abadi. Alam abadi itu adalah kematian yang langgeng dan masih menunggu lagi untuk mendapatkan kesempurnaan. Kemudian lantai 2 ini ada sekitar 328 patung Budha yang tertutup stupa dan terbuka. Kepercayaan masyarakat sekitar bahwa siapa saja yang ingin terkabul maka harus bisa menyentuh jempol Budha yang ada dalam stupa. Entah benar atau tidak namun pada intinya untuk menggapai sesuatu butuh perjuangan dan kerja keras. 

Lokasi Candi Borobudur

Lokasi wisata candi borobudur tepatnya ada Jalan Badrawati, Desa Budur, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Jika anda dari Yogyakarta maka kurang lebih sekitar 60 menitan perjalanan asalkan lancar. Jika anda berasal dari Semarang perjalanan sekitar 2-3 jam tergantung kondisi jalan. Tiket masuk ke candi ini untuk hari kerja Rp. 50.000 per orang sedangkan untuk hari libur Rp. 60.000, harga bisa berubah setiap waktu. Akses menuju ke candi ini cukup mudah dan nyaman karena jalan masuknya beraspal dan lebar. Bus besar tetap bisa masuk tanpa kesulitan namun memang terjadi macet saat masa liburan ya.